Perkara panjat-memanjat dan melakoni perjalanan panjang penuh
tantangan bukan perkara mudah. Apalagi saat naik gunung. Ada saja
hambatannya. Entah kaki terkilir, tersesat, kehabisan logistik, atau
hal-hal aneh lain yang ditemukan di tengah penjelajahan.
Namun, kesukaran yang dihadapi pada waktu muncak—begitulah para
pendaki biasanya menamai perjalanan mereka—bakalan mengubah hidup kita
180 derajat.
Jika anda mempunyai impian untuk memiliki sebuah mobil mewah atau mobil klasik dengan harga yang sangat terjangkau maka tempatnya hanya ada di lelang mobil tua jakarta
Ingin brand dan produk Anda dipromosikan oleh influencer di social media? Langsung saja ke influencer marketing journal articles sekarang juga
Kaki pegal-pegal atau lecet sana-sini bahkan tak terasa sakit kalau kamu menjumpai keindahan alam yang cuma bisa kamu temui di puncak. Kamu bakal ketagihan dan tertantang untuk mendaki gunung lain. Aneh, padahal sebelumnya kamu bukan anak gunung loh.
Kita pun dengan sukarela memunguti sampah-sampah, menaruhnya di trash bag,
membawanya turun gunung, dan membuangnya di tempat sampah. Hal itu
secara tidak sadar terbawa di kehidupan sehari-hari. Padahal dulu
sebelum naik gunung, kita adalah orang yang tidak peka dengan lingkungan
sekitar.
Di alam, kamu bakal tahu pentingnya bantuan orang, membantu
orang, dan berterima kasih kepada orang. Intinya kamu jadi menghargai
sesama dan menegaskan keberadaanmu sebagai makhluk sosial.
Kamu
sudah tahu gimana sulitnya bertahan dengan logistik yang mepet, gimana
rasanya kehabisan makanan di gunung, dan gimana sulitnya mengakses air
bersih saat melakukan penjelajahan.
Tak disangka Real Madrid mengalami kekalahan saat melawan Mallorca sehingga menjadi kesempatan emas bagi Barcelona untuk meraih posisi puncak, judi bola.
Gak seperti di rumah yang kalau mau cuci muka tinggal lari ke kamar mandi atau wastafel. Sejak turun gunung, kamu jadi menghargai itu semua dan kamu tidak lagi mau membuang-buang rezeki.
Suka pakai celana cargo, pakai sandal gunung ke mana-mana, pakai gelang prusik, dan doyan pakai topi rimba. Penampilanmu juga jadi casual banget. Pokoknya beda sama kamu yang dulu.
sumber : idntimes.com
Jika anda mempunyai impian untuk memiliki sebuah mobil mewah atau mobil klasik dengan harga yang sangat terjangkau maka tempatnya hanya ada di lelang mobil tua jakarta
1. Meski capek dan kaki lecet-lecet, kamu bakal ketagihan dan tertantang untuk mendaki gunung lain
Nah, di sinilah magisnya gunung. Secapek-capeknya melakoni perjalanan, kamu bakal dibuat ketagihan. Mengapa? Karena kelelahanmu akan terbayar dengan keindahan yang tak pernah kamu temui di mana pun.Ingin brand dan produk Anda dipromosikan oleh influencer di social media? Langsung saja ke influencer marketing journal articles sekarang juga
Kaki pegal-pegal atau lecet sana-sini bahkan tak terasa sakit kalau kamu menjumpai keindahan alam yang cuma bisa kamu temui di puncak. Kamu bakal ketagihan dan tertantang untuk mendaki gunung lain. Aneh, padahal sebelumnya kamu bukan anak gunung loh.
2. Setelah turun gunung, kamu menjadi orang yang peduli terhadap sampah yang berceceran di sekitarnya
Pergi ke gunung mengajarkan kita menghargai lingkungan. Saat mendaki gunung dan melihat ada sampah berceceran, ada amarah yang timbul dalam hati. Kenapa alam seindah itu harus dikotori dengan sampah yang dibuang seenaknya oleh manusia.3. Jadi orang yang lebih sabar dan gak gampang ngeluh saat menghadapi banyak persoalan
Terbiasa melakukan perjalanan dengan rintangan yang gak main-main bikin kamu jadi orang yang mudah bersyukur dalam keadaan apa pun. Ketika menghadapi masalah, kamu pun tak mudah marah. Sebab, kamu terbiasa bersabar saat melakukan pendakian.4. Kamu jadi tahu pentingnya bilang tolong, maaf, dan terima kasih. Intinya kamu jadi menghargai orang
Mendaki itu bukan sekadar melakukan sebuah perjalanan fisik, tapi juga intuisi. Menjelajah alam mengasah kepekaanmu terhadap orang-orang sekitar, terutama orang yang turut menjadi anggota rombongan penjelajahanmu.5. Tak lagi membuang-buang air dan makanan
Tak disangka Real Madrid mengalami kekalahan saat melawan Mallorca sehingga menjadi kesempatan emas bagi Barcelona untuk meraih posisi puncak, judi bola.
Gak seperti di rumah yang kalau mau cuci muka tinggal lari ke kamar mandi atau wastafel. Sejak turun gunung, kamu jadi menghargai itu semua dan kamu tidak lagi mau membuang-buang rezeki.
6. Ngaku deh, pasti sekarang kamu jadi rajin menyambangi toko outdoor
Dulu kamu sukanya belanja di mal atau butik. Setelah ketagihan naik gunung, kamu jadi suka menyambangi toko outdoor dan ngecek perlengkapan mendaki yang belum kamu punya.7. Lalu, penampilanmu berubah, jadi anak gunung abis
Suka pakai celana cargo, pakai sandal gunung ke mana-mana, pakai gelang prusik, dan doyan pakai topi rimba. Penampilanmu juga jadi casual banget. Pokoknya beda sama kamu yang dulu.
sumber : idntimes.com




Komentar
Posting Komentar